TARAKAN – Hadirnya asrama haji transit Kalimantan Utara (Kaltara) di Tarakan mampu menyumbang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) melalui pengelolaan Hotel El Hajj.
Seperti diketahui, pemerintah pusat melalui Kementerian Agama, membangun asrama haji transit yang berlokasi di Kawasan Islamic Center, Kelurahan Kampung Empat, Kecamatan Tarakan Timur, beberapa tahun lalu.
Pembangunannya dilakukan secara bertahap dan telah rampung dan difungsikan. Bangunan megah tersebut tidak hanya tempat transit ketika masuk musim haji, tetapi bisa dimanfaatkan masyarakat menginap atau membuat kegiatan di luar musim haji.
Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kaltara menjadikan asrama haji transit sekaligus Hotel El Hajj. Di dalamnya telah dilengkapi berbagai fasilitas setara hotel bintang tiga. Di antaranya kamar menginap dengan fasilitas spring bed, pendingin ruangan, televisi hingga shower. Juga ada ruang pertemuan. Hanya tidak disiapkan makan pagi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Tarakan, H. Asmawan mengaku, sejak dibuka untuk umum, ada saja masyarakat yang menginap.
Selain masyarakat, instansi maupun organisasi juga terkadang menggelar acara di asrama haji transit. Karena tersedia ruang pertemuan dengan kapasitas yang dapat menampung cukup banyak tamu.
“Alhamdulillah, asrama haji ini kan musiman. Kalau tidak musim haji kami persilahkan masyarakat untuk memanfaatkan. Alhamdulillah ada saja yang datang menginap bahkan buat kegiatan. Itu semua masuk PNBP,” ujar Asmawan, Kamis (22/1/2026).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa masyarakat yang menginap datang dari berbagai daerah di Kaltara. Bahkan ada yang datang bersama keluarga untuk berlibur di Tarakan.
Tarif kamar cukup terjangkau dibandingkan hotel pada umumnya. Sebagai contoh untuk kamar tipe superior 4 single bed hanya dikenakan Rp350.000 per hari.
Hotel El-Hajj sendiri memiliki 40 kamar yang bisa menampung hingga 200 orang. Namun hotel ini tergolong syariah. Sehingga warga ingin menginap adalah yang telah berkeluarga.













Discussion about this post