TARAKAN – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menggelar Kaltara Sharia Festival (Kashafa).
Diawali dengan Road to Kashafa 2026 yang dibuka Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul M.Kes di Food Court Gita Jalatama, Tarakan, Minggu (1/3/2026). Tema tahun ini adalah “Berkah Ramadan sebagai Penggerak Perekonomian Masyarakat”.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kaltara, Hasiando Ginsar Manik menyampaikan kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan awal menuju puncak Kashafa 2026 yang akan digelar pada April.
“Kita mulai hari ini dan banyak kegiatan nantinya
dan di April di Minggu keempat mencapai puncaknya dimana acaranya jauh lebih besar dari sekarang,” ujar Hasiando G. Manik dalam sambutannya.
Lebih lanjut dijelaskan, selama perhelatan Road to Kashafa mulai 1-15 Maret, banyak kegiatan yang digelar. Di antaranya bazar yang menyajikanpuncaknyUsaha Mikro kecil menengah (UMKM) halal. Dari kuliner hingga kriya.
Selain itu, digelar juga kegiatan literasi keuangan syariah, edukasi dan layanan zakat, infaq, sedekah dan wakaf, sertifikasi produk halal dan juru sembeli halal dan edukasi mengenai perlindungan konsumen.
Dalam rangka menjaring talenta mudah terbaik Road to Kashafa juga turut mengadakan lomba. Aeperti da’i cilik, adzan, nasyid, cerdas cermat islam, festival beduk sahur hingga festival musik jalanan yang menjadi sarana strategis untuk menggaungkan nilai-nilai ekonomi syariah di masyarakat.
Khusus bazar UMKM halal, ditampilkan 42 UMKM unggulan di bidang halal food, model fashion syariah dan kriya. Diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk berbelanja.
Hasiando juga berharap pelaku UMKM dapat memberikan diskon dalam penjualan produknya sehingga menarik masyarakat lebih banyak untuk datang membeli.
“Dari pelaku UMKM kami mengharapkan sebetulnya memberikan potongan harga khusus karena tadi sudah disampaikan ada yang beberapa kita sudah fasilitasi. Kenapa diharapkan harganya terjangkau? Agar lebih banyak masyarakat yang datang membeli jadi ada mutual benefit, kami fasilitasi festival ini tapi kami juga mohon agar produk yang dijual harganya kompetitif sehingga lebih banyak masyarakat kita merasakan kebahagiaan dari bulan suci Ramadan ini,” harap Hasiando.
Melalui kegiatan ini yang puncaknya akan digelar pada april, KPwBI Kaltara menargetkan transaksi penjualan produk UMKM bisa mencapai Rp3 miliar.
“Rangkaian Road to Kashafa puncaknya pada April 2026, kami menargetkan transaksi penjualan UMKM mencapai Rp3 miliar, lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun lalu Rp2,6 miliar,” tutur Hasiando.
Di momen ini, pihaknya juga meluncurkan program wakaf produktif, pemanfaatan ekonomi stimulatif untuk ketahanan pangan dan ekowisata di kawasan Islamic Center Tarakan.
Program ini merupakan wujud nyata pemberdayaan ekonomi umat yang dilakukan dengan azas kerjasama dalam kebaikan.
Kegiatan edukasi dan literasi juga turut meramaikan rangkaian Road to Kashafa 2026. Rermasuk kajian dan buka bersama ustadz Hanan Attaki Lc yang banyak ditunggu-tunggu masyarakat muslim Tarakan., Khususnya kaum hawa. (jkr)













Discussion about this post