TARAKAN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan menggelar hearing mengevaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung DPRD Tarakan itu dengan mengundang stakeholder terkait, Senin (9/2/2026)
Ketua Komisi II DPRD Tarakan Simon Patino membeberkan dari hasil rapat diketahui masih terdapat 20 Sekolah Dasar (SD) dan 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang belum menerima MBG.
Padahal program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini sudah berjalan sejak tahun lalu di kota Tarakan.
“Ada 20 SD yang belum dapat dan 10 SMP yang belum menerima,” ujar Simon Patino usai melakukan kunjungan lapangan melihat realisasi program MBG di SMP Negeri 1 Tarakan, selasa (11/2/2026).
Politisi Partai Gerindra ini membeberkan beberapa Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) atau dapur mbg belum siap melayani.
Simon patino belum bisa membeberkan solusi apa yang diambil. Pihaknya masih akan merumuskan formulasi yang tepat untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Disinggung terkait kemungkinan adanya SPPG yang berhenti beroperasi, Simon Patino mengaku sejauh ini belum menerima laporan terkait hal itu.
“Belum ada, belum ada saya dapat informasi seperti itu,” tutur Simon Patino. (jkr)













Discussion about this post