TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan memilih lokasi di samping gedung tenis indoor Telaga Keramat yang bersebelahan dengan Kantor KPU Tarakan sebagai lokasi relokasi pedaganf buah.
Pemkot Tarakan berencana merelokasi pedagang buah yang berjualan di Jalan Sei. Sesayap tepatnya di depan gedung tenis indoor Telaga Keramat.
Rencana itu telah dibahas Wali Kota Tarakan bersama tim pada Kamis (22/1/2026). Hal itu dibenarkan Camat Tarakan Timur, Boby Deen Marten.
Menurutnya, Pemkot Tarakan telah menyiapkan lokasi yang berada di samping gedung tenis indoor Telaga Keramat. Lokasi tersebut juga mulai dibersihkan oleh petugas kebersihan.
“Relokasi direncanakan tidak jauh dari lokasi itu. Cuma bersebelahan saja, cuma ditata dan bahasanya adalah sementara, itu di samping indoor,” bener Boby Deen Marten, Jumat (23/1/2026).
Menurut Boby, lokasi ini juga bersifat sementara karena Pemkot Tarakan sedang menyiapkan lokasi yang permanen untuk berjualan.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Tarakan tidak berniat menutup usaha pedagang. Hanya memindahkan ke tempat yang sudah disiapkan.
“Ini bukan menutup, tetapi relokasi, dipindah lokasinya dan itu sifatnya sementara sambil menunggu Pasar Kampung Empat siap difungsikan,” tutur Boby.
Adapun rencana relokasi, menurut Boby akan dilaksanakan setelah pihaknya memanggil pedagang untuk menandatangani kesepakatan. Pemanggilan dimulai pada Jumat secara satu-persatu hingga semua pedagang dipanggil.
“Relokasi dilaksanakan setelah ada pemanggilan surat disampaikan kepada para pedagang yang memiliki lapak terhitung sejak mereka bertanda tangan. 14 hari setelah mereka bertanda tangan surat pernyataan mereka sudah harus pindah lokasi. Selambat-lambatnya tanggal 7 Februari sudah harus pindah,” tegas Boby.
Ada pun lokasi yang saat ini digunakan pedagang berjualan nantinya akan dijadikan sebagai trotoar sehingga pedagang harus pindah dari lokasi tersebut.
“Kemarin dihadiri oleh tim relokasi. Arahan pak wali, jalankan sesuai aturan, bahwa di situ nanti fungsinya adalah sebagai trotoar sehingga harus ditertibkan,” ujar Boby.
Boby menegaskan bahwa pihaknya masih mengedepankan upaya pendekatan dan diharapkan pedagang dengan sadar pindah ke lokasi yang sudah disiapkan tanpa ada upaya relokasi paksa. Karena pihaknya berharap rencana ini dapat berjalan dengan kondusif dan lancar. (jkr)













Discussion about this post